JADIKAN BUKU SEBAGAI LADANG UNTUK MEMBUNUH Oleh : Kang AS Muda

Iqro’ adalah perintah untuk membunuh kebodohan kita. Kata yang sudah banyak dilupakan oleh kaum pemuda. Lebih banyak nongkrong hura-hura dari pada memaksakan diri untuk membaca. Sedangkan Buku adalah kapak pemecah yang bisa mencairkan lautan kebodohan yang membentang di dalam jiwa kita.

Alangkah indahnya hidup bila kita warnai dengan pernak pernik buku bacaan yang selalu kita baca insya Allah mencerdaskan. Buku adalah sarana untuk kita mengenal dunia, membuka gerbang pengetahuan dunia, sarana membunuh kebodohan diri yang selama ini membelenggu dalam diri. Jangan mau dibelenggu oleh kebodohan yang menyesatkan. Buanglah jauh-jauh rasa kemalasanmu, jangan biarkan mengendap menjadi penyakit kronis yang dapat menggrogoti seluruh bagian otak sehingga tak mau lagi berfikir.

Membaca adalah kegiatan yang sangat positif untuk terus dilakukan. Dengan membaca kita bisa menambah wawasan dan mendapatkan informasi-informasi baru yang berguna bagi kita. Jendela keilmuan akan terbuka melalui membaca. Jika berani untuk memaksa diri untuk membaca, maka sedikit demi sedikit pengetahuan itu akan datang dengan sendirinya.

Melatih kebiasaan membaca bacaan yang baik-baik akan membentuk pola berpikir kita menjadi tertata, sistemis dan genius. Untuk itu kita harus rajin-rajin membaca buku-buku yang bagus dan berkualitas serta memberikan bermanfaat positif bagi kehidupan ini. Mencerdaskan anak bangsa untuk membuktikan bahwa Indonesia tidak lagi berada diurutan terbawah dalam hal membaca.
Mari membaca…

Advertisements
Featured post

Berubahlah

Oleh *Maya

Sudah saatnya kita berubah
Berubah dari kebiasaan yang tidak baik menjadi baik
Banyak kejadian yang sudah jelas nyatanya dengan hal yang sering kita lakukan ini
Kau sudah di beri peringatan oleh-Nya

Mengapa engkau slalu berdiam diri tanpa memikirkan bagaimana kau menyikapinya?
Mengapa kau masih bersenda gurau disini dengan kesenangan fana ini?
Sedangkan bumi Pertiwi kita sedang menangis
Jelas nyatanya kita sedang di beri teguran

Kita tau itu, kita faham akan hal itu.
Tapi kita masih saja melakukan hal yang tidak baik
Kapan kita berubah?

Renungankan lah dalam hati kecilmu
Sedikit pekalah dengan keadaan
Mengertilah bahwa kita tak selamanya akan selamat
Kita tidak menjamin selamanya akan baik baik saja.

Sudah banyak buktinya yang terjadi sudah banyak teguran yg nyata renungkan untuk kita berubah
Berubah dari segalanya yang tidak baik
Cobalah renungkan kembali tentang apa yang sudah terjadi

Semoga kita mampu untuk lebih kuat iman lagi
Buat melawan rasa yang sudah terbiasa kita lakukan
Untuk kita tinggalkan
Selamat berjuang melawan diri sendiri untuk menjadi lebih baik dikemudian hari kelak dan bermanfaat

_belajar menulis_

Perjalanan hidup Sesorang diri

Ketika masa sejak masih di rahim kandungan ibu ku dalam keadaan mati, masih seseorang yang belum menjadi janin utuh karna masih keadaan suci bersih tanpa noda sedikit pun dalam jasad, namun kemudian aku pun mulai berproses waktu pembentuk kan masa jasad yg memakan masa jangka waktu panjang untuk dalam ke adaan utuh mulai lah ku sebuah kaki, tangan.mata,serta anggota badan yng lain nya. seluruh hidup angota badan hingga ku lengkap,begitu nikmati nya ku di proses di tahap demi tampan aku di ciptakan nya. tak terhingga usia ku tiba saat itu ku merasa entah ada dimana dan aku ini hanya tiba usia ku ke 9 bulan..

Aku pun tak sadar akan ada dimana prsaan ini jasad ni dan entah dimana ku pun sudah di tiupkan ruh di dalam jasad entah siapa jasad itu jasad kedalam rahim seorang ibu yang bernama siapa.!

Aku pun tak akan pernah tawu mengenal nya bahwa aku akan di lahir kan kembali ke alam dunia ini dari seorang yng bernama ibu siapa.! Dan bapak ku siapa.!
dan nama pribadi ku pun itu siapa?

Kapan aku mulai di lahir kannya ketetapan nya?

Sejak saat itu waktu ku mulai lah di lahirkan,dan tanggal lahir ku di buat dalam setiap hari_hari pun di sah kan nya aku di tulis kan aku ketika keluar dari rahim seorang ibu. Sejak itu pada tanggal 5 september1994.

Tak sadar kah aku pun telah lahir kan, aku menangis entah, aku menangis untuk siapa? siapa ku dan mata ku pun tebuka lebar kenapa berada di tempat yang berbeda dan luas sekali seperti dunia ini itu pa..?
tak mengerti ini dunia ku dan dunia pa atau pelanet pa, hingga aku mulai beranjak saat itu mulai lah ku di kasi asi dan aku mulai berproses hidup di lahir kan dalam bersih dan untuh tanpa catat, saat itu ku keluar dari rahim melihat dunia ni adalah dunia ku.

Dari mulai aku tengkurep berbaring hingga aku di timang_timang nya, hingga aku berjalan aku tak sadar juga aku ini siapa.. aku polos siapa pa kah aku sebenar nya…

Sejak saat itu kemudian selang beberapa masa aku mulai jejang itu berjalan. aku mulai berpendidikan dalam lingkungan keluarga ku.

Beberapa tahun kemudian sudah mulai masa ku tiba bercerita tentang cerita indah masa Sekolah apa?? dan saat bersekolah di SD dan belajar kemudian aku bercerita dan ingin bercita_menjadi dokter dan pilot.

Belajar jenjang masa usia ku 6 tahun aku ber sekolah di antar oleh Seorang ibu. Yang baik pengertian dan tidak pernah memarahi ku ketika ku giat didik nya belajar menulis.

Merasa bahgia aku mengenal hidup ku
Mulai mengenal dunia ku
Cerita tentang mimpi ku serta jenjang masa hidup ku.

Mengenal arti nya waktu mengenal arti nya belajar membaca dan belajar yang lain nya.. Sedih gembira semua trsa. Bersama ketika bersama kerabat atau pun sahabat ku

Cerita belajar menulis hidup ku.
Mulai dari bangun pagi hingga selsai shallat aku masih sajah becerita hidup.

Belajar menulis ✏

KESENDIRIAN MENYADARKAN SAHABAT SEJATI ADALAH TUHAN

Terlahir ke dunia dalam keadaan sendiri. Beranjak sekolah baru mempunyai sahabat sepermainan. Hingga akhirnya ada rasa sebuah kecocokan. Saat masa tua datang mulai kembali seperti saat pertama hadir di dunia ini. Lihatlah kakek, nenek dan mereka yang sudah jompo. Mungkin dulunya mereka adalah anak gaul yang banyak temannya. Tapi sekarang saat usia menua menyadarkan kalau tuhan adalah sahabat sejati. Sahabat yang akan menemani sampai mati.

Manusia hidup harus mempunyai sahabat, seperti oksigen dan air yang merupakan sumber utama kehidupan. Persahabatan bukan hanya sebatas hubungan di dunia. Tapi akan menentukan posisi kita di akhirat, hanya orang-orang bertakwa yang akan bersahabat sampai akhirat. Begitu pentingnya seorang sahabat. Seandainya orang-orang tahu bahaya sendirian sebagaimana aku mengetahuinya niscaya mereka enggan pergi sendirian malam-malam. (H.R. Al-Bukhari). Jika ingin mencari sahabat, ujilah dia dengan membuatnya marah. Jika dia tidak sabar dengan sikapmu itu, jauhilah ia.(Ali Bin Abi Thalib). Ali Bin Abi Thalib pernah ditanya Berapakah jumlah sahabatmu, wahai Ali?. Beliau menjawab,nanti akan aku hitung ketika aku dalam kesulitan. Sebaik-baik sahabat adalah mereka yang mendekatkan kita kepada Sang Maha Esa. Tidak hanya baiknya saja, mereka juga datang saat kesulitan dengan tulus membantu.

Sahabat sangat penting, bahkan dia bukan keluarga tapi begitu dekat. Dia yang selalu menjadi tempat menepi, saat gelisah datang. Perkataannya mungkin menyakitkan saat khilafku datang, tapi sadar atau tidak itu semua untuk menuju perbaikan. Pernah tidak kita bertanya siapa sahabat sejati saat dalam kesendirian. Percaya atau tidak semakin diri ini menua pasti akan semakin hidup mandiri. Analoginya ketika baru lahir senang rasanya karena kehadiran ini sudah dinantikan ayah dan ibu beserta keluarga lainnya. Sampai beranjak sekolah masih senang dan banyak sahabat dari sekolahan maupun sahabat sepermainan. Ketika beranjak dewasa menuntut untuk hidup mandiri tidak mungkin selamanya meyusahkan ayah dan ibu. Hingga akhirnya merantau mencari jati diri dan bertahan hidup dengan sebuah kemandirian. Awal menjadi dewasa kebutuhan semakin berbicara bukan hanya sahabat dalam senda gurau saja, tapi juga membutuhkan sahabat yang rela menerima kekurangan atas nama cinta. Seiring berjalannya waktu telah berhasil membuat sebuah keluarga kecil baru. Dan waktu juga berhasil memisahkan antara anak dan ayah, antara suami dan istri. Ketika di ujung senja, barulah menyadari bahwa sahabat sejati adalah Sang Maha Kuasa. Dunia seisinya termasuk manusia di dalamnya adalah bonus.

Apabila sudah mengenal siapa diri ini maka kita akan mengenal sang Maha Pencipta. Dalam muhasabah mengakui semua kesalahan tanpa ada intervensi dari pihak manapun. Menyadari kewajiban sebagai mahluk dengan rasa syukur. Bukan hanya mengeluh setiap keadaan sehingga kufur nikmat. Semua yang terjadi dari sejak kecil sampai tiba saatnya sang maha kuasa memanggil itu hanya sebuah perjalanan untuk menyadarkan bahwa tempat kembali adalah kepada Sang Maha Esa. Semoga tulisan ini menyadarkan kita untuk senantiasa bersyukur oleh anugerahya apapun kondisinya baik mempunyai banyak sahabat ataupun sendiri. Semoga kesendirian ini semakin mendekatkan kepada Sang Maha Pencipta.

#Terimakasih
#BelajarNulis
#A’ung

HARI BATIK NASIONAL 2 OKTOBER 2018

Manifestasi Cinta Produk Dalam Negeri

Nama: Fahrul
Kota: Karawang

Setiap tanggal 02 Oktober merupakan hari batik nasional. Pada hari itu semua orang memakai batik, tidak hanya keluarga, tetangga tapi seluruh rakyat Indonesia. Kenapa harus batik di banggakan, karena batik adalah buatan asli Indonesia. Secara etimologi batik berasal dari bahasa Jawa _ambhatik_ merupakan perpaduan antara _amba_ yang berarti lebar, luas dan titik atau matik (kata kerja dalam bahasa Jawa yaitu membuat titik). Batik merupakan sebuah kerajinan yang mempunyai nilai seni tinggi.

Batik juga terdiri dari beberapa motif. Perbedaan motif ini mempunyai makna tersendiri. Bukan hanya makna gambar saja tapi juga mempunyai makna dari leluhur. Seperti penganut animisme, dinamisme atau Hindu dan Budha. Batik Jawa banyak berkembang di daerah Solo, Yogyakarta, Kota Pekalongan atau yang sering dikenal batik Pekalongan.

Batik adalah sebagai lambang cinta produk dalam negeri. Jangan hanya membanggakan produk luar negeri dengan melupakan bangsa sendiri. Seakan sudah merdeka tapi masih terjajah. Manifestasi cinta Indonesia mencintai produk-produk sendiri. Karena batik merupakan budaya yang harus di jaga.

Kesucian Cinta

Oleh : Suhendari/ Sundari

Cinta adalah rasa yang terindah yang dianugerahkan oleh sang Pencipta kepada makhluknya
Namun terkadang seringkali disalah artikan oleh mereka yang tak bertanggungjawab
Setiap insan yang mempunyai hati pasti ada rasa cinta disanubari
Yang sejatinya terpahat rapi disanubari
Terukir indah dengan hiasan kemegahan rasa
Rasa yang membuat seakan melayang dimabuk kepayang
Cinta tak pernah memilih tuk berdemaga dipelabuhan
Siapapun patut merasakannya menikmatinya asalkan masih dalam kolidor ruang yang benar
Cinta suci hanya bisa dirasa jika sudah ada ikatan ijab kabul dalam pernikahan
Semua akan bisa dihalalkan dan menjadi ibadah jika dilakukan
Jika ada seorang yang mencintaimu tanpa ikatan dan kau berikan segalanya untuknya itu adalah perbuatan sia” belaka dan ujungnya mengarah kepada perbuatan dosa…
Keindahan cinta baru bisa dirasa jika sudah dihalalkan oleh ikatan pernikahan…

#salam literasi
# sebelum bobo berliterasi
# maaf…belajar berliterasi

Beban yang harus ku emban

Dimasa sulit ku sebagai orangtua memberikan ku pelajaran yang sangat berarti
Dimana aku sebagai seorang ibu yang selalu menginginkan yang terbaik untuk buah hatiku
Kuberikan ia pendidikan lebih sehingga sekolah 2x dalam sehari selain sekolah di SDIT diapun sekolah mengaji di DTA
Aku selalu ajarkan nilai” kebajikan dan agama padanya
Anakku yang manja tapi keras kepala berharap ia akan melunak setelah kuberikan pendidikan agama
Tak perduli berapapun nilai rupiah yang harus ku rogoh dalam” walaupun harus kepala jadi kaki kaki jadi kepala gali lobang tutup lobang
Walaupun dari ekonomi ayahnya hanya sebagai karyawan pabrik dan ibunya seorang ibu rumah tangga biasa
Tetapi kami selalu berusaha memberikan yang terbaik untuknya…ya mungkin baginya bisa sebaliknya
Di jaman now seperti ini semua sudah serba canggih kemajuan jaman bisa menjerumuskan generasi masa depan
Aku sebagai orang tua takut anakku terlindas oleh pesatnya arus masa kini…
Tapi bisa apa aku ?…siapa aku ?..semua akan terjadi menurut kehendak illahi…aku pasrah padamu ya Robbi
Singkat kata singkat cerita..entah apa ini karma ataukah ujianku sebagai orangtua
Sehingga aku tak bisa merubah watakmu yang keras dan kasar terkadang dia lembut tapi disaat merajuk sikapnya tak terkendali mungkin karena masih bocah tapi umurnya hampir 10th
Hingga aku berfikir, apa aku ruqiah aja ya?
Apa yang salah? Cara mendidikku ataukah ini ujianku..
Hingga aku merasa ini adalah masa sulitku sebagai orangtua
Aku coba merenung dan menoleh kebelakang dimasa kecilku dulu mungkin aku seperti itu
Sampai” aku menanyakan kepada ibuku bagaimana dulu kecilku dan meminta maaf atas setiap kesalahanku dimasa kecil tapi ibuku bilang ” kamu tidak seperti ibu kamu anak yang baik tidak banyak ulah”
Disini aku coba berfikir….bagaimana cara merubahnya? Atau aku masukkan saja dia kepesantren?…oh aku bingung bukan kepalang hingga tensi darahku turun menjadi 90/60 aku drop seketika itu memikirkan tingkah pola anakku
Aku coba tuk berlapang dada dengan keadaan berharap esokkan ada perbaikan…
Berserah diri dan memohon kepada yang Kuasa…Bersimpuh bermunajat mencurahkan isi hati

# salam literasi
# maaf…belajar menulis

Ojek online inspiratif

……..

Maaf sebelumnya
Disini saya ingin belajar menulis
Walaupun tulisan saya
Mungki Acap kali
menjadi scebuah pertanyaan
Banyak inspirasi yang saya dapat
Apakah dari membaca buku,
Menonton film,atau bahkan pengalaman hidup seseorg.
Jadi,sekali lagi mohon maaf
Karena saya masih dalam
Berproses pembelajaran.

Di tengah perjalanan pulang.
Dengan mengunakan ojek online
Ditengah perjalanan
Obrolan itu dimulai
Tanya jawab kami selama di perjalanan
Menyimpulkan sebuah jawaban
Seorng yg sangat inspiratif

Ternyata org yg berpendidikan
Lbh bagus belum tentu
Memilikki pemikiran yg relevan
Dia mengajarkan bagaimana sebuah tanggung jawab sebaiknya di emban

Singkat cerita,,
Ditengah kegundahan aku
Dlm menghadapi masalahku saat itu
Akhirnya…akupun menemukan jawabannya
Jawaban atas pertanyaan2 di dalam hatiku
Selama ini

Setiap kali selesai sholat
Ku selalu memanjatkan doa
Agar mendapatkan
Solusi yang terbaik
Tanpa harus menyakiti

Dan ternyata doaku
Di ijabah oleh allah
Hikmah yang dpt aku petik adalah
Jika selama ini kita di hadapkan
Pada Suatu masalah dan kita selalu menggunakan perasaan/hati
Ternyata hasilnya tdk maksimal
Lbh baik buang jauh2 perasaan itu
Solusi terakhirnya adalah pergunakanlah akal. Karna dg akal dan pikiran yg jernih
Kita Bisa berfikir dg logis.
Walaupun hati dan pikiran seharusnya seimbang
Dalam menentukkan setiap permasalahan

Intinya mah,,alhamdulillah…
masalahku ini telah selesai.
Amiinn…

#salam literasi#
#belajar menulis#
#istikomah mjd lbh baik#
#ojek online inspiratif#

KETIKA KATA MENJADI KITA

**
#Cerita 2
Oleh : Nita Kurniati

Jlebbb.. Mataku terbelalak, sambil menghela nafas, jantungku berdetak lebih cepat dari biasanya, kakiku berjalan lebih cepat dari biasanya, ketika aku sampai di lokasi penginapan yang sekaligus tempat latihan puisi kolosal, yaitu di Anjungan Lampung TMII Jakarta. Mungkin terkesan lebayy, tapi itulah yang aku rasakan. Hihi …

Setelah aku sampai, disana telah ada sebagian teman yang sudah datang, bahkan ada yang sudah menginap dari hari sebelumnya.

Ada 42 orang yang menjadi anggota pertunjukan puisi kolosal, yang berasal dari berbagai daerah Indonesia. Membuat aku salut dengan semangat mereka yang jauh-jauh datang untuk mengikuti acara ini. Dari NTB, Lampung, Kalimantan, Bali dan lainnya.

Kami pun memulai latihan, yang di pandu oleh Mbak Ardi Susanti sebagai koordinator kolosal dan dilatih oleh pak Jose Rizal Manua sebagai penata vokal dan gerak.
Dari semua anggota dibagi menjadi Lima kelompok.

Perkelompok terdiri dari 7-10 orang, yang mana setiap Kelompok harus kompak, suaranya harus menyatu, penjedaannya harus sama, begitupun irama bacanya.
Ya ini jadi tantangan untuk semua anggota, termasuk aku.

Contohnya kelompok ku, yang mana asal daerahnya semua berbeda, aku dari Jawa Barat, yang lain dari Lampung, Surabaya, Kalimantan, Sidoarjo, Semarang dan Bengkulu. Ketika di tes satu-satu ternyata nadanya berbeda, dan memang pasti gaya baca puisinya juga berbeda.
salah satunya, katanya mbak Nita ada bagian yang bacanya di ayunkan, ketara bangeudd bahasa Sunda nya .. Haha
Tapi Alhamdulillah, setelah beberapa kali latihan akhirnya nyatu juga. Selesai latihan perkelompok, lalu kita latihan gabungan. dari menyatukan vokal sampai latihan gerak dan atur posisi.

Ada bahagia yang tak biasa, karena pagi ini aku latihan bersama orang-orang baru, orang yang biasanya hanya ku temui di medsos. Tapi hari ini aku dapat bertatap langsung dengan mereka. Meskipun dari berbagai propinsi dan berbagai Agama, tapi disini bersatu Kompak untuk satu tujuan.

Mungkin bagi sebagian orang hal ini adalah biasa, tapi bagiku ini adalah moment yang amat sangat mengesankan. Bisa bertemu dan berkumpul dengan orang yang sedikit banyaknya mewakili daerah negara ku sendiri. Disini aku merasakan Indonesia itu indah, Indonesia itu damai, Indonesia tanah airku. Indonesia terdiri dari berbagai budaya, berbagai Adat, berbagai Agama, dan banyak macam perbedaan lainnya.
Tapi .. bagi Indonesia, Perbedaan adalah KITA.

Apalagi saat pembacaan puisi serentak semua anggota, suara terdengar lantang kompak alunkan nada, dengan lepas tercurah, menggemakan suasana, hatiku semakin bergetarrr di buatnya.
Yang mana baitnya adalah “Padamu Negeri… Airr Mata Kami”
Menjadikan aku terbawa suasana, hingga Selintas di pikiranku tentang keadaan negri saat ini, carut marutnya, dan suka dukanya.
Sembari aku membayangkan, semua warga Indonesia serentak, menyanyikan lagu Indonesia raya. Hmmm…

Yaa, Ketika Kata Menjadi Kita ..
Puisi menyatukan Kata ..
Puisi menyatukan Rasa ..
Puisi menyatukan Indonesia ..
KATA MENYATUKAN KITA

_____ _____ _____
Bersambung …

#1000PuisiAsean
#SalamPuisi
#KetikaKatajadiKita
#Nitnut

KOTA KU

**
Oleh: Ahmad ardiansyah

Buu.. mengapa kota ku menderita
Menjerit kesakitan tiada tara
Hingga burung-burung lagit berduka
Kapal-kapal bersanding di tengah kota
Apakah tuhan murka.?
Apakah ini ulah manusia.?

Bu.. kota ku dulu ramai
Mengapa sekarang sepi.?
Anak-anak tak ada yang berpakaian rapi
Malah mereka tinggal di bawah tenda
Beralaskan air mata
Dan berselimut lara.

Buu..buu kota mengapa berantakan.?
Rumah-rumah sejajar dengan dataran
Bumi pecah dengan tangisan
Air laut berubah menjadi darah

Buu.. buuu..buu jawab.!
Kenapa ayah terbujur kaku
Tubuh ayah berwarna biru
Apa ayah sedang sakit.?
Buu jawab buuu.!
Mengapa ibu menangis
Mengapa kotaku habis
Terkikis oleh air yang sadis.

#Puisi yang bercerita tentang anak yang lugu melihat kotanya binasa

Risalah Bumi
Cikarang, 01/10/2018

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑